https://www.serojanews.com

  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan

https://www.serojanews.com

https://www.serojanews.com

  • Beranda
  • ";
  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

Beranda

Opini

Korupsi

Hukum

Pemerintahan

Peristiwa

Politik

Ekbis

Nasional

Ragam

Lingkungan

Olahraga

Terkini

•   Diduga Terima Dana Hibah, Kejari Pekanbaru Tak Serius Usut Korupsi di Pemko dan Sekwan DPRD •   Enam Tahanan Kejaksaan Pekanbaru Kabur Saat Hendak Disidang, Satu Diringkus •   KNPI Riau Desak Penegak Hukum Tangkap Mafia Sawit di Riau, Soroti Nama Johannes Sitorus •   Satu Tahun Kepemimpinan Agung Nugroho Penanganan Sampah Raih Apresiasi, Warga Masih Tunggu Janji Atasi Banjir
Info Iklan Pedoman Media Redaksi Disclaimer Tentang Kami
Home › Korupsi › Diduga Terima Dana Hibah, Kejari Pekanbaru Tak Serius Usut Korupsi di Pemko dan Sekwan DPRD

Diduga Terima Dana Hibah, Kejari Pekanbaru Tak Serius Usut Korupsi di Pemko dan Sekwan DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 | 23:25 WIB,  
Penulis : Redaksi
Diduga Terima Dana Hibah, Kejari Pekanbaru Tak Serius Usut Korupsi di Pemko dan Sekwan DPRD

Dana Hibah Membungkam Hukum, Kasus Korupsi di Pemko dan Korupsi Sekwan DPRD Kota Pekanbaru Disorot. (Kantor Kejari Pekanbaru, Istimewa)

SEROJANEWS.COM, PEKANBARU – Organisasi masyarakat Gerakan Sungguh Suara Sejati (G3S) mempersoalkan sikap Kejaksaan Negeri Pekanbaru yang dinilai tidak transparan dalam menangani berbagai laporan dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Kritik itu disampaikan menyusul aksi unjuk rasa di kantor kejaksaan setempat beberapa waktu lalu. Menurut G3S, publik berhak mengetahui perkembangan penanganan perkara-perkara besar yang menyangkut uang negara.

Berti Sitanggang, Pelaksana Tugas DPP G3S, secara blak-blakan menyebut proses hukum atas dugaan korupsi di Sekretariat DPRD Pekanbaru berjalan sangat lamban. Ia menduga ada upaya penguluran waktu dari aparat penuntut.

"Jujur, saya melihat sendiri jalannya kasus ini seperti tidak ada kejelasan. Jaksa terkesan mengulur-ulur waktu," cetus Berti dalam siaran pers yang diterima redaksi, Minggu (14/6/2026).

Kasus yang menyeret Sekretaris DPRD Kota Pekanbaru, Hambali Nanda Manurung, disebutnya sudah lama menjadi pertanyaan masyarakat. Hingga kini, tidak ada perkembangan berarti yang bisa disampaikan ke publik.

Berti juga menyoroti vonis pidana terhadap Jhony Andrean, seorang tenaga honorer yang terbukti menghalangi penyidikan perkara korupsi Sekwan. Menurutnya, putusan itu justru menjadi bukti kuat bahwa korupsi benar-benar terjadi dan tidak mungkin dilakukan sendirian.

"Sangat tidak masuk akal jika seorang honorer bertindak sendiri. Yang terjadi adalah kejahatan terstruktur yang melibatkan banyak pihak," tegasnya.

Tak hanya itu, G3S mengingatkan adanya perkara dugaan korupsi yang melibatkan mantan anggota DPRD Pekanbaru berinisial IYS. Berti menyebut kasus itu "dibiarkan membeku" tanpa ada tuntutan dari jaksa, meskipun kerugian negara disebut sudah teridentifikasi.

"Kasus IYS seperti disimpan di lemari es. Jaksa tak kunjung bergerak, padahal kerugian negara jelas," sesalnya.

Berdasarkan catatan DPP G3S, setidaknya ada empat laporan dugaan rasuah yang diajukan ke Kejari Pekanbaru, namun laporan itu tidak pernah ada ujungnya dan tidak ada penjelasan yang masuk akal.

Sebagaimana laporan proyek perawatan halte Trans Metro Pekanbaru yang diduga fiktif dengan potensi kerugian lebih dari Rp1 miliar.

Selanjutnya pengadaan meubiler oleh Dinas PU senilai Rp2 miliar, sementara hasil analisis G3S menunjukkan realisasi barang hanya sekitar Rp1,1 miliar.

Laporan pengerjaan proyek perbaikan sarana dan prasarana SD di Kota Pekanbaru dengan temuan 10 lokasi yang tidak rampung 100 persen.

Terakhir proyek rehabilitasi di sejumlah puskesmas dan puskesmas pembantu yang diduga bermasalah.

"Semua laporan itu lenyap begitu saja tanpa alasan yang bisa diterima akal sehat," ujar Berti.

Lebih jauh, G3S mengaitkan terhambatnya penanganan perkara dengan hubungan istimewa antara Kejari Pekanbaru dan Pemerintah Kota. Salah satu indikasi yang disebut adalah adanya dana hibah dari pemkot untuk kejaksaan.

"Contohnya perbaikan gedung barang bukti yang dananya dari hibah. Itu bahkan tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan BPK," tandas Berti.

Editor : Redaksi

TOPIK TERKAIT

KejariJaksaSekwanDPRDPekanbaruRiauPemkoDana HibahLaporanKorupsi
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Enam Tahanan Kejaksaan Pekanbaru Kabur Saat Hendak Disidang, Satu Diringkus
    Peristiwa

    Enam Tahanan Kejaksaan Pekanbaru Kabur Saat Hendak Disidang, Satu Diringkus

    Kamis, 11 Jun 2026 | 15:44 WIB
  • KNPI Riau Desak Penegak Hukum Tangkap Mafia Sawit di Riau, Soroti Nama Johannes Sitorus
    Lingkungan

    KNPI Riau Desak Penegak Hukum Tangkap Mafia Sawit di Riau, Soroti Nama Johannes Sitorus

    Senin, 08 Jun 2026 | 00:16 WIB
  • Satu Tahun Kepemimpinan Agung Nugroho Penanganan Sampah Raih Apresiasi, Warga Masih Tunggu Janji Atasi Banjir
    Pemerintah

    Satu Tahun Kepemimpinan Agung Nugroho Penanganan Sampah Raih Apresiasi, Warga Masih Tunggu Janji Atasi Banjir

    Sabtu, 06 Jun 2026 | 10:52 WIB
  • 2 Tahun Penyidikan, Kejari Bengkalis Belum Juga Tetapkan Tersangka Kasus Tambak Udang
    Korupsi

    2 Tahun Penyidikan, Kejari Bengkalis Belum Juga Tetapkan Tersangka Kasus Tambak Udang

    Jumat, 05 Jun 2026 | 16:56 WIB
  • Pengusaha Sawit Ciliandra Fangiono Terima Rp2,18 T dari BPDPKS, Penyelidikan Sejak 2023 Dikejagung Masih Nol
    Korupsi

    Pengusaha Sawit Ciliandra Fangiono Terima Rp2,18 T dari BPDPKS, Penyelidikan Sejak 2023 Dikejagung Masih Nol

    Rabu, 03 Jun 2026 | 14:01 WIB

Terpopuler

  • 01

    Tahanan Dari Rutan Kelas IA Sialang Bungkuk Kabur, Kanwil Ditjenpas Riau Bungkam

    Senin, 25 Mei 2026 - 23:53 WIB
  • 02

    Gelar Perkara di Polda Sumut Janggal Pelapor Mangkir Palsukan Alamat Tersangka Hingga Dugaan Laporan Palsu

    Kamis, 21 Mei 2026 - 16:45 WIB
  • 03

    Pengusaha Sawit Ciliandra Fangiono Terima Rp2,18 T dari BPDPKS, Penyelidikan Sejak 2023 Dikejagung Masih Nol

    Rabu, 03 Jun 2026 - 14:01 WIB
  • 04

    Polda Riau Tetapkan PT Musim Mas sebagai Tersangka Korporasi, Kerugian Ekologis Capai Rp187 M

    Senin, 18 Mei 2026 - 12:33 WIB
  • 05

    Menjelang Idul Adha Ternyata SIPP PN Batam Langsung Tidak Bisa Diakses

    Senin, 25 Mei 2026 - 15:02 WIB

TERBARU

  • Diduga Terima Dana Hibah, Kejari Pekanbaru Tak Serius Usut Korupsi di Pemko dan Sekwan DPRD

    Diduga Terima Dana Hibah, Kejari Pekanbaru Tak Serius Usut Korupsi di Pemko dan Sekwan DPRD

    Minggu, 14 Jun 2026 | 23:25 WIB
  • Enam Tahanan Kejaksaan Pekanbaru Kabur Saat Hendak Disidang, Satu Diringkus

    Enam Tahanan Kejaksaan Pekanbaru Kabur Saat Hendak Disidang, Satu Diringkus

    Kamis, 11 Jun 2026 | 15:44 WIB
  • KNPI Riau Desak Penegak Hukum Tangkap Mafia Sawit di Riau, Soroti Nama Johannes Sitorus

    KNPI Riau Desak Penegak Hukum Tangkap Mafia Sawit di Riau, Soroti Nama Johannes Sitorus

    Senin, 08 Jun 2026 | 00:16 WIB
  • Satu Tahun Kepemimpinan Agung Nugroho Penanganan Sampah Raih Apresiasi, Warga Masih Tunggu Janji Atasi Banjir

    Satu Tahun Kepemimpinan Agung Nugroho Penanganan Sampah Raih Apresiasi, Warga Masih Tunggu Janji Atasi Banjir

    Sabtu, 06 Jun 2026 | 10:52 WIB
  • 2 Tahun Penyidikan, Kejari Bengkalis Belum Juga Tetapkan Tersangka Kasus Tambak Udang

    2 Tahun Penyidikan, Kejari Bengkalis Belum Juga Tetapkan Tersangka Kasus Tambak Udang

    Jumat, 05 Jun 2026 | 16:56 WIB
  • Refino alias Kevin Menipu Ali Ulai Sebesar 1,5 Miliar Rupiah Divonis 2 Tahun Penjara

    Refino alias Kevin Menipu Ali Ulai Sebesar 1,5 Miliar Rupiah Divonis 2 Tahun Penjara

    Rabu, 03 Jun 2026 | 14:56 WIB
  • Pengusaha Sawit Ciliandra Fangiono Terima Rp2,18 T dari BPDPKS, Penyelidikan Sejak 2023 Dikejagung Masih Nol

    Pengusaha Sawit Ciliandra Fangiono Terima Rp2,18 T dari BPDPKS, Penyelidikan Sejak 2023 Dikejagung Masih Nol

    Rabu, 03 Jun 2026 | 14:01 WIB
  • Sekelompok Advokat Mengeluh karena SIPP PN Batam Kumat Lagi Tidak Bisa Diakses 

    Sekelompok Advokat Mengeluh karena SIPP PN Batam Kumat Lagi Tidak Bisa Diakses 

    Selasa, 02 Jun 2026 | 19:33 WIB


  • KATEGORI
  • Daerah
  • Korupsi
  • Hukrim
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Politik
  • KATEGORI
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • INFORMASI
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan
Copyright © SerojaNEWS.com