Home › Hukrim › Kejari Batam Tidak Kasih Makanan Para Tahanan yang Bersidang Sampai Malam
Kejari Batam Tidak Kasih Makanan Para Tahanan yang Bersidang Sampai Malam
Sidang di PN Batam sampai malam namun para tahanan kelaparan karena Kejari Batam tidak memberikan makan.
SEROJANEWS.COM, BATAM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam tidak memberi makan para tahanan yang menunggu persidangan. Hal itu terjadi pada hari Rabu (19 Agustus 2026).
Mobil tahanan Kejari Batam baru tiba di gedung Pengadilan Negeri (PN) Batam pada pukul 15:35 WIB dengan mengangkut puluhan tahanan dari Rutan Kelas IIA Batam.
Karena begitu lamanya Kejari Batam menjemput para tahanan membuat sejumlah advokat yang sudah berada di PN Batam mengeluh.
"Tahanan belum datang padahal ini sudah sore. Sudah jam 3 lewat belum juga datang. Jelasnya lagi sidang ini? Kalau tidak jelas sidang atau ditunda biar pulang kami," kata para advokat sembari menikmati secangkir kopi kepada jurnalis media Serojanews.com saat berada di kantin PN Batam.
Sekitar pukul 15:35 WIB tibalah mobil tahanan Kejari Batam. Dengan demikian sejumlah advokat bergegas menuju ruang persidangan.
Persidangan di PN Batam itu hanya dipimpin oleh majelis hakim bernama Douglas RP Napitupulu, Randi Jastian Afandi dan Dina Puspasari.
Baru persidangan dilakukan 1 perkara langsung Douglas RP Napitupulu minta istirahat sejenak.
"Kita istirahat dulu. Karena kita harus waktu sholat dulu," kata Douglas RP Napitupulu.
Mendengar itu langsung jaksa Rumondang Manurung mengeluh.
Bukan hanya Rumondang saja mengeluh. Sejumlah advokat dan jaksa juga mulai bersungut-sungut.
Karena hal itu maka hakim Randi Jastian Afandi menyebutkan bahwa jaksa yang lama jemput tahanan dari Rutan Kelas IIA Batam.
"Jaksanya yang lama menghadirkan para tahanan ke Pengadilan Negeri Batam. Jangan salahkan kami yang dari tadi sudah menunggu supaya bisa cepat sidang. Makanya kalian jaksa itu jangan lama kali menjemput tahanan untuk sidang. Jangan karena kalian kami tidak bisa sholat," ucap Randi Jastian Afandi menyebutkan.
Sidang kembali dilanjutkan setelah 10 menit kemudian. Tepat pukul 21:15 WIB seorang terdakwa bernama Sandi mengeluh kelaparan.
"Waduh lapar kali," ujar Sandi.
Selanjutnya Sandi juga menyebutkan bahwa dirinya hanya makan ketika sampai di penjara PN Batam.
"Tadi sorenya saat pertama kali sampai langsung makan. Ini sudah malam namun tidak dikasih makan," kata Sandi sembari melirik ke belakangnya.
Seperti diketahui sidang di PN Batam baru berakhir pada pukul 22:00 WIB.
Atas peristiwa lambatnya Kejari Batam menjemput tahanan dari Rutan Kelas IIA Batam sampai tahanan kelaparan maka dilakukan konfirmasi kepada Kasi Intel Kejari Batam, Gustian Juanda Putra.
Gustian Juanda Putra mengatakan bahwa pihaknya lambat menjemput tahanan karena PN Batam ada kegiatan perayaan ulang tahun.
"Tadi PN hari ini ada ulang tahun Mahkamah Agung. Jadi kami menunggu kegiatan PN Batam," ucap Gustian Juanda Putra melalui pesan singkat WhatsApp kepada jurnalis media ini.
Gustian Juanda Putra menyampaikan bahwa pihaknya memberi makan para tahanan hanya sekali saja sesuai dengan jatah yang ada.
"Untuk makan tahanan sudah memang ada pembagiannya," ujar Gustian Juanda Putra.






Komentar Via Facebook :